Pasirpengaraian (Cakra FM)- Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tengah menyiapkan persiagakan obat-obatan untuk pemberantasan hama tanaman yang bakal dibagikan ke seluruh Unit Pelaksana Teksnis Dinas (UPTD) di 16 kecamatan. Khususnya di Kecamatan Rambah Samo yang baru saja diserang hama keong mas. Meskipun belum membahayakan, instansi terkait sudah lakukan upaya perventif.
Kepala Dinas (Kadis) TPH Rohul, Ir. H. Sri Hardono, MM, melalui sekretarisnya Mubrizal, SP, MMA, Selasa (12/12), menyatakan, pihaknya telah menyiapkan beragam jenis obat tanaman untuk pemberantas hama tanaman.
“Termasuk hama padi sawah atau gabah kering. Tujuannya selain untuk mendukung program swasembada beras tahun 2013 mendatang, agar hasil petani padi sawah dapat optimal,” katanya.
Nantinya, demikian Mubrizal, para petani tinggal ambil obat pemusnah hama ini di UPTD kecamatan, bahkan warga juga bisa melaporkan kasus serangan hama itu ke dinas terkait.
“Semuanya akan ditanggulangi dengan baik,” ujarnya.
Khusus di Kecamatan Rambah Samo, kata dia, ada sekitar 700 hektar lahan persawahan dan sekitar 200 sampai 300 hektar padi sawah Rambah Baru di Kecamatan Rambah Samo terserang hama keong dan walang sangit.
Tapi belum membahayakan tanaman, karenanya, pihak DTPH Rohul tetap ada upaya perventif, petani disarankan agar berkoordinasi dengan UPTD setempat, begitu dengan hama lainnya, seperti walng sangit, wereng, belalang dan lainnya, jika petani menemukan gejala segera membuat laporan, pasti pihak DTPH Rohul akan mengantisipasinya dengan sebaik-baiknya.
“Intinya, kami tetap komit agar dalam memberikan bantuan pada para petani di Rohul, khusus petani gabah, ini seolah-olah masyarakat manja. Khususnya untuk hama keong di Rambah Samo, sebenarnya itu ada alternatif untuk pencegahannya. Salah satunya yakni petani memelihara bebek, selanjut membuat pancang ditengah petakan sawah, pacang itu dibalut dengan kain sudah diolesi terasi, ujarnya. (Arz)
Kepala Dinas (Kadis) TPH Rohul, Ir. H. Sri Hardono, MM, melalui sekretarisnya Mubrizal, SP, MMA, Selasa (12/12), menyatakan, pihaknya telah menyiapkan beragam jenis obat tanaman untuk pemberantas hama tanaman.
“Termasuk hama padi sawah atau gabah kering. Tujuannya selain untuk mendukung program swasembada beras tahun 2013 mendatang, agar hasil petani padi sawah dapat optimal,” katanya.
Nantinya, demikian Mubrizal, para petani tinggal ambil obat pemusnah hama ini di UPTD kecamatan, bahkan warga juga bisa melaporkan kasus serangan hama itu ke dinas terkait.
“Semuanya akan ditanggulangi dengan baik,” ujarnya.
Khusus di Kecamatan Rambah Samo, kata dia, ada sekitar 700 hektar lahan persawahan dan sekitar 200 sampai 300 hektar padi sawah Rambah Baru di Kecamatan Rambah Samo terserang hama keong dan walang sangit.
Tapi belum membahayakan tanaman, karenanya, pihak DTPH Rohul tetap ada upaya perventif, petani disarankan agar berkoordinasi dengan UPTD setempat, begitu dengan hama lainnya, seperti walng sangit, wereng, belalang dan lainnya, jika petani menemukan gejala segera membuat laporan, pasti pihak DTPH Rohul akan mengantisipasinya dengan sebaik-baiknya.
“Intinya, kami tetap komit agar dalam memberikan bantuan pada para petani di Rohul, khusus petani gabah, ini seolah-olah masyarakat manja. Khususnya untuk hama keong di Rambah Samo, sebenarnya itu ada alternatif untuk pencegahannya. Salah satunya yakni petani memelihara bebek, selanjut membuat pancang ditengah petakan sawah, pacang itu dibalut dengan kain sudah diolesi terasi, ujarnya. (Arz)

0 komentar:
Posting Komentar