PASIRPANGARAIAN (Cakra FM)- Ribuan jemaah tarekat Naqsabandiah Provinsi Riau, Sumatera Utara (Sumut), dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hadiri peringatan hari wafat (Haul) Syekh Ibrahim Al-Khalidi Naqsabandi ke-52 di Surau Suluk Ngarai Kampung Baru Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (31/10/12).
Haul Syekh Ibrahim Al-Khalidi Naqsabandi tahun ini dibuka dengan kegiatan “Ratik Togak” (dzikir berdiri) diikuti ribuan jemaah tarekat Naqsabandiah dari berbagai daerah, Bupati Rohul Achmad bersama wakilnya Hafith Syukri, unsur Forkompinda, kalangan pejabat serta pegawai di jajaran Pemkab Rohul.
Pada kesempatan ini, Bupati Achmad juga Pembina Tarekat Naqsabandiah Rohul mengajak seluruh jemaah Naqsabandiah Riau, Sumut, dan Sumbar untuk terus sebarkan ajaran suluk tarekat ini. Menurutnya adanya persepsi sebagian kalangan ajaran tarekat bersifat negatif adalah persepsi salah
Haul Syekh Ibrahim Al-Khalidi Naqsabandi tahun ini dibuka dengan kegiatan “Ratik Togak” (dzikir berdiri) diikuti ribuan jemaah tarekat Naqsabandiah dari berbagai daerah, Bupati Rohul Achmad bersama wakilnya Hafith Syukri, unsur Forkompinda, kalangan pejabat serta pegawai di jajaran Pemkab Rohul.
Pada kesempatan ini, Bupati Achmad juga Pembina Tarekat Naqsabandiah Rohul mengajak seluruh jemaah Naqsabandiah Riau, Sumut, dan Sumbar untuk terus sebarkan ajaran suluk tarekat ini. Menurutnya adanya persepsi sebagian kalangan ajaran tarekat bersifat negatif adalah persepsi salah
“Ajaran suluk ini sifatnya positif, sesuai apa yang telah dilakukan Syekh Ibrahim Al Khalidi Naqsabandi. Dia telah berjuang selama sepuluh tahun untuk mengembangkan ajaran tarekat ini,” ajaknya.
Menurutnya, ajaran suluk Tarekat Naqsabandiah ini lebih pada ajaran positif dan perlu diajarkan kepada generasi penerus, untuk itu para jemaah tarekat dimintanya tidak takut dalam menyebarkan ajaran ini walau ada asumsi miring dari sejumlah orang.
Ketekunan dalam menimba dan memperdalam Ilmu Agama Islam, kata Achmad, Syekh Ibrahim rela berjalan dari Pasirpangaraian ke Pariaman Sumbar dan Sibuhuan Sumut yang kala itu dilakukan bersama Syekh Ismail Surau Gading.
“Jangan dipandang salah ajaran tarekat ini, sebab saat ini sudah banyak pejabat yang masuk tarekat ini, seperti Wakil Bupati (Hafith Syukri) dan sejumlah kepala dinas,” ungkapnya.
Selain itu para jemaah Tarekat Naqsabandiah dan masyarakat Muslim juga diajaknya ikut mensukseskan seluruh program keagamaan yang telah berlaku, termasuk mendukung program menghapal satu ayat Alquran per minggu, sebab pada Mei 2013 mendatang Kabupaten Rohul ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau.
Begitu pun, jemaah tarekat dan masyarakat Muslim diajak ikut memakmurkan masjid. Diakui Bupati Achmad, saat ini program ini sudah diikuti oleh kalangan pegawai dan honorer, serta kalangan guru dan pelajar. Dia berharap kalangan orang tua juga ikut mendukung program ini agar ikut shalat ke masjid terdekat.***(Arz)
Menurutnya, ajaran suluk Tarekat Naqsabandiah ini lebih pada ajaran positif dan perlu diajarkan kepada generasi penerus, untuk itu para jemaah tarekat dimintanya tidak takut dalam menyebarkan ajaran ini walau ada asumsi miring dari sejumlah orang.
Ketekunan dalam menimba dan memperdalam Ilmu Agama Islam, kata Achmad, Syekh Ibrahim rela berjalan dari Pasirpangaraian ke Pariaman Sumbar dan Sibuhuan Sumut yang kala itu dilakukan bersama Syekh Ismail Surau Gading.
“Jangan dipandang salah ajaran tarekat ini, sebab saat ini sudah banyak pejabat yang masuk tarekat ini, seperti Wakil Bupati (Hafith Syukri) dan sejumlah kepala dinas,” ungkapnya.
Selain itu para jemaah Tarekat Naqsabandiah dan masyarakat Muslim juga diajaknya ikut mensukseskan seluruh program keagamaan yang telah berlaku, termasuk mendukung program menghapal satu ayat Alquran per minggu, sebab pada Mei 2013 mendatang Kabupaten Rohul ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau.
Begitu pun, jemaah tarekat dan masyarakat Muslim diajak ikut memakmurkan masjid. Diakui Bupati Achmad, saat ini program ini sudah diikuti oleh kalangan pegawai dan honorer, serta kalangan guru dan pelajar. Dia berharap kalangan orang tua juga ikut mendukung program ini agar ikut shalat ke masjid terdekat.***(Arz)

0 komentar:
Posting Komentar