Pasirpengaraian (Cakra FM)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs. Ahmad, Supardi Hasibuan, MA tetap komit dalam pembinaan organisasi masyarakat bersifat keagamaan, namun tetap ada koordinasi dengan pihak Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rohul, dipastikannya di Rohul tidak ada ajaran sesat dan teroris percorakkan antar agama.
Dikatakannya, Senin (95/11), pihak terus adakan kordinasi konstruktif dengan Ormas bercorak agama, untuk saat ini bisa dipastikannya belum ada temuan atau indikasi di Kabupaten Rohul itu ada aliran negatif seperti teroris dan ajaran sesat, namun tetap meminta jika ada ditemukan agar segera melaporkannya. “Belum ada ditemukan, kita tetap waspada, namun selama masih melakukan nkoordinasi dan komunikasi dengan Ormas bercorak agama,” katanya.
Diterangkan, Ormas Islam di Rohul yakni seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Alwasliyah, Jamaah Tabligh, Majelis Dakwah Indonesia (MDI) Jama’ah Torikot Muqtabaroh Indonesia (Jatmi) dan lainnya, selain ada memberikan laporan pada Kemenang Rohul, juga secara administrasi harus terdaftar di Kesbangpol Rohul.
“ Untuk Agam Kristen juga banyak Ormas bercorak agama, yakni Katolik dengan organisasi Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWGI), Perserikatan Gereja Indonesia (PGI), Inziliyah, Persatuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) dan lainnya, namun dari sekian ormas itu belum terlihat ada penyimpangan dari ajaran-ajaran masing-masing,”teragnya.
Ditambahkan, namun tetap diminta agar masing ormas bercorak agama ini mampu menciptakan suasana kondusifitas sesuai ajaran dan tuntunan agama masing-masing, agar ketentaraman dan kedamaian dapat terwujud, tapi jika ada ajaran atau aliran terlihat menyimpang dari kodratnya agar segera memberikan laporan pada Kemenag Rohul. (Arz)
Dikatakannya, Senin (95/11), pihak terus adakan kordinasi konstruktif dengan Ormas bercorak agama, untuk saat ini bisa dipastikannya belum ada temuan atau indikasi di Kabupaten Rohul itu ada aliran negatif seperti teroris dan ajaran sesat, namun tetap meminta jika ada ditemukan agar segera melaporkannya. “Belum ada ditemukan, kita tetap waspada, namun selama masih melakukan nkoordinasi dan komunikasi dengan Ormas bercorak agama,” katanya.
Diterangkan, Ormas Islam di Rohul yakni seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Alwasliyah, Jamaah Tabligh, Majelis Dakwah Indonesia (MDI) Jama’ah Torikot Muqtabaroh Indonesia (Jatmi) dan lainnya, selain ada memberikan laporan pada Kemenang Rohul, juga secara administrasi harus terdaftar di Kesbangpol Rohul.
“ Untuk Agam Kristen juga banyak Ormas bercorak agama, yakni Katolik dengan organisasi Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWGI), Perserikatan Gereja Indonesia (PGI), Inziliyah, Persatuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) dan lainnya, namun dari sekian ormas itu belum terlihat ada penyimpangan dari ajaran-ajaran masing-masing,”teragnya.
Ditambahkan, namun tetap diminta agar masing ormas bercorak agama ini mampu menciptakan suasana kondusifitas sesuai ajaran dan tuntunan agama masing-masing, agar ketentaraman dan kedamaian dapat terwujud, tapi jika ada ajaran atau aliran terlihat menyimpang dari kodratnya agar segera memberikan laporan pada Kemenag Rohul. (Arz)

0 komentar:
Posting Komentar