PASIRPANGARAIAN (Cakra FM)- Puncak
Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 tingkat Kabupaten Rokan Hulu di
SP IV Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan diisi berbagai kegiatan sosial, Kamis
(22/11/12).
Peringatan HKN diprakarsai Dinas
Kesehatan (Diskes) Rohul dibuka Bupati Achmad dengan diisi berbagai kegiatan
bhakti sosial seperti Deklarasi Stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan dengan
melibatkan 26 desa dari 51 desa penerima Program Pansimas, pengobatan gratis,
dan sunatan massal.
Bukan itu saja, pada kegiatan yang juga
menggandeng TP PKK Rohul dan BKKBN Provinsi Riau ini, turut dilakukan
demontrasi dari ratusan murid sekolah dasar yakni cuci tangan menggunakan
sabun. Kemudian, kawin massal, pemasangan KB implan, serta pencanangan “Gerakan
Rokan Hulu Bersih” di seluruh fasilitas umum.
Pada sambutannya, Bupati Achmad berharap
Peringatan HKN tidak dijadikan sebagai acara seremonial belaka, tetapi
dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi pelaku kesehatan dalam meningkatkan taraf
kesehatan masyarakat.
“Jadi kita harus memiliki program,
bagaimana terus mengembangkan dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,”
harapnya.
Disinggung tentang tingkat kesehatan
masyarakat belakangan ini, Bupati Achmad mengaku taraf kesehatan masyarakat
Rohul terus mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan indikator semakin
kecilnya kasus kematian bayi dan ibu melahirkan.\
Semnetara itu Dirjen P2PL Tjandra Yoga
sangat mengapresiasi Peringatan HKN ke-48 di Desa Muara Jaya. Menurutnya
partisipasi masyarakat Rohul dalam meningkatkan taraf kesehatan semakin
meningkat, namun begitu perlu dorongan dari penmerintah.
Kepala Diskes Rohul Wildan Asfan
Hasibuan mengatakan pada HKN ke-48 dilakukan “Pencanangan Gerakan Rokan Hulu
Bersih”. Gerakan bersih ini berlaku di fasilitas umum seperti kawasan
perkantoran, sarana pendidikan, sarana kesehatan, rumah ibadah, terminal,
pasar, tempat wisata, restoran dan rumah makan.
Dia berharap dari pencanangan ini,
kebersihan lingkungan di fasilitas umum terkelola baik. Untuk kebersihan,
sebuah sarana mesti memiliki air bersih, water closed (wc), memiliki
pengelolaan sampah, tidak ada nyamuk aedes, serta belakukan kawasan bebas rokok
di areal perakantoran, sekolah, Puskesmas, rumah sakit, dan rumah ibadah.
“Untuk pencangannya sudah ada peraturan
bupati nya (Perbup) dan berlaku sejak hari ini,” ungkapnya.
Menurut Wildan lagi, taraf kesehatan
masyarakat di Rohul sudah lebih baik sejak tiga tahun terakhir dengan angka di
bawah angka Nasional seperti menurunkan kasus gizi buruk, kematian bayi dan ibu
melahirkan.
Peringatan
HKN ke-48 di Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan Hulu turut dihadiri unsur
Forkompinda Rohul, BKKBN Provinsi Riau, serta kalangan kepala satuan kerja di
jajaran Pemkab Rohul.***(Arzl)

0 komentar:
Posting Komentar