Pasca Banjir, Empat Ekor Gajah Berkeliaran di Kepenuhan

Pasirpengaraian (Cakra FM)– Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Kepenuhan dan Kecamatan Bonai Darussalam dalam sepekan terakhir, mengakibat empat ekor kawanan gajah liar,  masuk hingga ke perkebunan warga. Gajah yang berkeliaran di kebun masyarakat mulai di Dusun Kasimang dan Desa Kepenuhan Hilir, Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), diduga keluar dari perlintasannya karena terkepung banjir.

Camat Kepenuhan Erfan Dedi Sanjaya, S.STP, Rabu malam (7/11) menyebutkan bahwa masyarakat Kasimang Kepenuhan Hilir melihat empat kawanan gajah liar tersebut sejak tiga hari terakhir.

”Hewan memiliki belalai itu, tiap petang sekitar pukul 16.00 wib keluar dari hutan di Desa Kepenuhan, kemungkinan karena  dua desa mengalami banjir, menyebabkan lintasan kawanan gajah itu terganggu,’’ ujarnya kepada situsriau.com.

Menurutnya, berkeliarannya empat kawanan gajah liar di kebun sawit milik warga Kepenuhan Hilir, terpaksa membuat pemilik kebun beramai-ramai menjaga kebun sawit mereka. Begitu juga ketika malam hari, kebun sawit dipasang lampu dengan menggunakan genset.  Selain itu, memasang kawat listrik agar empat kawanan gajah liar itu tidak masuk kedalam kebun.

‘’Kita sudah surati Dishutbun Rohul melalui UPTD, agar kiranya dapat mendatangkan Tim BKSDA Riau untuk menangkap atau memindahkan kawanan gajah liar, diduga hewan itu terkepung banjir,  informasinya kita terima dari Dishutbun Rohul, Kamis, (8/11), Tim BKSDA Riau tiba di Rohul untuk menangkapnya dengan mendatangkan gajah pemikat,’’ tuturnya.

Ditambahkannya, lintasan kawanan gajah liar yang selama ini menghantui warga Kepenuhan, yakni Tambusai, Kepenuhan dan Bonai Darussalam.Karena sekarang banjir, mau Ke Bonai terkurung.’’Warga Kepenuhan Hilir sudah trauma dengan berkeliarannya empat kawanan gajah liar berada di kebun sawit warga, karena pekan lalu sudah ada rumah warga terbuat dari papan di rusak induk gajah liar itu,’’ tutupnya.(Arz)

0 komentar:

Posting Komentar