Pasirpengaraian (Cakra FM)-Musim penghujan membuat pelaksanaan tender getah karet di Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang diselenggarakan setiap hari Sabtu melorot tajam hingga 50 persen, harga getah belum stabil juga mengalami penurunan 50 persen. Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Wisma Tani Desa Air Panas, Masrul, Minggu (18/7)mengatakan, merosotnya produksi karet dikarenakan cuaca dan musim trek atau musim pergantian daun, pohon karet itu baru tumbuh daun mudanya, maka getah keluarnya hanya sedikit, kemudian dibarengi dengan musim penghujan dengan intensitas tinggi.
“ Adapun pada tender Sabtu (17/11) kemarin hanya 39 Ton, biasanya mencapai 55-60 ton per pekannya,”ungkapnya.
Kepala Desa Air Panas Slamet Riyadi, merencanakan dibentuknya Tim 18 di dalamnya dari berbagai komponen masyarakat antara lain pihak Pemerintahan Desa, Badan Perwakilan Desa (BPD), KUD Wisma Tani, Badan Pengawas Koperasi (BPK), Gapoktan, dan Tokoh Masyarakat.
“Kita akan rencakan pembentukan tim 18, mengantisipasi anjloknya harga Karet,”sebutnya.
Diungkapkan, pada pelaksanaan tender ini sempat terjadi 2 penawaran tertinggi yaitu Rp13. 579 antara Riyadi alias Bagong dengan Ananta, maka terjadilah tender ulang di antara 2 peserta dari 11 peserta dan dimenangkan Riyadi alias Bagong dengan harga Rp 13. 750.
Diungkapkan, pada pelaksanaan tender ini sempat terjadi 2 penawaran tertinggi yaitu Rp13. 579 antara Riyadi alias Bagong dengan Ananta, maka terjadilah tender ulang di antara 2 peserta dari 11 peserta dan dimenangkan Riyadi alias Bagong dengan harga Rp 13. 750.
Dikatakan, Pemenang Tender Riyadi Alias Bagong, adapun tentang rendahnya harga getah karet, sebelumnya bisa mencapai Rp 20. 000 per Kg sampai Rp 25. 000 Per- Kg, itu dikarenakan pasaran dunia sedang mengalami penurunan harga, makanya harga sekarang masih berkutat Rp 13.000 per Kg.
Ketika dikonfirmasikan dengan Kepala Dinas Koperasi, Perindustian dan Perdagangan Zulkarnain, melalui Kabid Pasar Darmansyah, penetapan harga getah karet itu ditentukan mekanisme pasar, jika peteni menyetujuinya, maka seperti harganya. (Arz)
0 komentar:
Posting Komentar