PASIRPANGARAIAN (Cakra FM)- Seorang warga Nias Perdi Laia (50) ditemukan tewas
mengenaskan di salah satu kebun milik warga Muara Dilam, Kuntodarussalam, Rokan
Hulu, Ahad tengah hari kemarin (14/10/12).
Peristiwa kemarin juga melukai anak korban. Ucok Laia yang masih berusia 6 tahun ini tertusuk pisau tangannya saat perkelahian korban dengan pelaku FD yang merupakan warga asal Nias. Saat ini, anak korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Pasirpangaraian.
Kardi, salah seorang keluarga korban mengungkapkan peristiwa perkelahian Minggu kemarin terjadi di gubuk milik Bactiar di Jalan Baru Simpang PT EMA, Desa Muara Dilam, Kuntodarussalam. Perdi Laia tewas mengenaskan setelah jantungnya ditusuk pisau oleh FD.
Saat itu, kata Kardi korban berusaha mengindar dari amukan FD. Korban lari ke tengah kebun kelapa sawit milik Bachtiar, namun karena lukanya cukup dalam dan kehabisan darah, korban tewas tidak jauh dari gubuknya.
Kardi mengaku sesuai keterangan dokter, anak korban bernama Ucok Laia yang turut menjadi korban amukan FD mengalami luka tusuk di dadanya sedalam 2X2 centimeter.
Dia mengaku tidak tahu penyebabnya sampai FD membunuh iparnya sertai melukai keponakannya. “Kita berharap Polisi segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman sesuai aturan,” harapnya.
Di lain tempat, Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, membenarkan peristiwa peristiwa pembunuhan siang kemarin. Katanya Polisi masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya.***(Arz)
Peristiwa kemarin juga melukai anak korban. Ucok Laia yang masih berusia 6 tahun ini tertusuk pisau tangannya saat perkelahian korban dengan pelaku FD yang merupakan warga asal Nias. Saat ini, anak korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Pasirpangaraian.
Kardi, salah seorang keluarga korban mengungkapkan peristiwa perkelahian Minggu kemarin terjadi di gubuk milik Bactiar di Jalan Baru Simpang PT EMA, Desa Muara Dilam, Kuntodarussalam. Perdi Laia tewas mengenaskan setelah jantungnya ditusuk pisau oleh FD.
Saat itu, kata Kardi korban berusaha mengindar dari amukan FD. Korban lari ke tengah kebun kelapa sawit milik Bachtiar, namun karena lukanya cukup dalam dan kehabisan darah, korban tewas tidak jauh dari gubuknya.
Kardi mengaku sesuai keterangan dokter, anak korban bernama Ucok Laia yang turut menjadi korban amukan FD mengalami luka tusuk di dadanya sedalam 2X2 centimeter.
Dia mengaku tidak tahu penyebabnya sampai FD membunuh iparnya sertai melukai keponakannya. “Kita berharap Polisi segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman sesuai aturan,” harapnya.
Di lain tempat, Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, membenarkan peristiwa peristiwa pembunuhan siang kemarin. Katanya Polisi masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya.***(Arz)

0 komentar:
Posting Komentar