![]() |
| Janji Tugu Raja Tangun |
Pasirpengraian (Cakra FM) - “Jangan pernah lupakan sejarah” pesan Bung Karno sebagai proklamator bangsa ini, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyadari pentingnya sejarah itu, maka dilakukanlah kerjasama kolektif dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rohul bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora).
Kepala Dinas Budpar Rohul melalui Sekretarisnya Raudah, Minggu (21/10), telah melakukan koordinasi konstruktif dengan LAM Rohul dan Dikpora Rohul, khusus validitasi data sejarah, sehingga ke depan bisa diketahui generasi berikutnya bagaimana Rohul dimasa lalu.
“Tahun 2013 mendatang akan direalisasikan programnya, sehingga sejarah di Rohul tidak terlupakan dan tetap dikenang,”sebutnya.
Diterangkan, langkah awal telah dilakukan pembuatan Terombo (Silsilah Keturunan 5 lulak red-), yakni luhak Tambusai, Kepenuhan, Kunto, Rokan dan Rambah, rencananya ini diusulkan jadi muatan lokal bagi para siswa di sekolah SD, SLTP dan SLTA.
“ Kita akan robah lagi dengan menggunakan bahasa sederhana, sehingga lebih mudah difahami, kemudian penyusunan petatah-petitih serta pantun disusun Anggota DPRD Rohul dari Kepenuhan Ismail, prosesnya sedang berjalan,”sebutnya.
Dilain tempat, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kabupaten Rohul Tengku Rafli bergelar Dt. Majolelo, dalam pembuatan terombo masih perlu verifikasi dan validasi data sejarah, khususnya pembangunan tugu di Janji Raja, tulisan situs di tugu itu sangat jauh berbeda dengan fakta sejarah.
“Kita tidak ingin mewariskan sejarah bohong, apalagi nanti akan dikenang dan jadi pegangan anak cucu kita.(Arz)
Kepala Dinas Budpar Rohul melalui Sekretarisnya Raudah, Minggu (21/10), telah melakukan koordinasi konstruktif dengan LAM Rohul dan Dikpora Rohul, khusus validitasi data sejarah, sehingga ke depan bisa diketahui generasi berikutnya bagaimana Rohul dimasa lalu.
“Tahun 2013 mendatang akan direalisasikan programnya, sehingga sejarah di Rohul tidak terlupakan dan tetap dikenang,”sebutnya.
Diterangkan, langkah awal telah dilakukan pembuatan Terombo (Silsilah Keturunan 5 lulak red-), yakni luhak Tambusai, Kepenuhan, Kunto, Rokan dan Rambah, rencananya ini diusulkan jadi muatan lokal bagi para siswa di sekolah SD, SLTP dan SLTA.
“ Kita akan robah lagi dengan menggunakan bahasa sederhana, sehingga lebih mudah difahami, kemudian penyusunan petatah-petitih serta pantun disusun Anggota DPRD Rohul dari Kepenuhan Ismail, prosesnya sedang berjalan,”sebutnya.
Dilain tempat, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kabupaten Rohul Tengku Rafli bergelar Dt. Majolelo, dalam pembuatan terombo masih perlu verifikasi dan validasi data sejarah, khususnya pembangunan tugu di Janji Raja, tulisan situs di tugu itu sangat jauh berbeda dengan fakta sejarah.
“Kita tidak ingin mewariskan sejarah bohong, apalagi nanti akan dikenang dan jadi pegangan anak cucu kita.(Arz)

0 komentar:
Posting Komentar