![]() |
| Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan |
PASIRPANGARAIAN (Cakra FM- Sebanyak 30 peserta perwakilan dari unsur tokoh masyarakat, imam masjid, dan petugas rumah potong, mengikuti bimbingan dan pembinaan produk halal di Kantor Kemenag Rokan Hulu, Senin (22/10/12).
Menurut Kepala Seksi Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Rohul, Rusli, bimbingan dan pembinaan produk halal sebagai upaya Kantor Kemenag sebagai leading sektor memberikan pembinaan dan pemahaman kepada masyarakat Muslim agar mengkonsumsi produk halal dan sesuai syari'at agama Islam.
Pada kesempatannya, Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, ingatkan masyarakat agar berhati-hati dan teliti sebelum menggunakan atau mengkonsumsi suatu produk di pasaran.
"Pastikan dulu label halal resminya dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) di produk tersebut. Kalau belum ada labelnya, sebaiknya jangan dikonsumsi. Bisa saja produk mengandung campuran lain yang sifatnya tidak halal," sarannya.
Ahmad Supardi mengatakan persoalan mengkonsumsi makanan dan minuman halal sudah diatur dalam Alquran, sebab itu mesti ekstra hati-hati dalam mengkonsumsi produk pasaran.
Menurutnya persoalan tidak sebatas produk, penyembelihan hewan juga menjadi perhatian Islam. Dia ingatkan para petugas rumah potong agar penyembelihan hewan harus mengacu kepada syari'at Islam.
"Jangan seperti penyembelihan ayam di pasaran yang kita lihat banyak dilakukan asal-asalan, dan diragukan kehalalannya," mintanya.***(Arz)
Menurut Kepala Seksi Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Rohul, Rusli, bimbingan dan pembinaan produk halal sebagai upaya Kantor Kemenag sebagai leading sektor memberikan pembinaan dan pemahaman kepada masyarakat Muslim agar mengkonsumsi produk halal dan sesuai syari'at agama Islam.
Pada kesempatannya, Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, ingatkan masyarakat agar berhati-hati dan teliti sebelum menggunakan atau mengkonsumsi suatu produk di pasaran.
"Pastikan dulu label halal resminya dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) di produk tersebut. Kalau belum ada labelnya, sebaiknya jangan dikonsumsi. Bisa saja produk mengandung campuran lain yang sifatnya tidak halal," sarannya.
Ahmad Supardi mengatakan persoalan mengkonsumsi makanan dan minuman halal sudah diatur dalam Alquran, sebab itu mesti ekstra hati-hati dalam mengkonsumsi produk pasaran.
Menurutnya persoalan tidak sebatas produk, penyembelihan hewan juga menjadi perhatian Islam. Dia ingatkan para petugas rumah potong agar penyembelihan hewan harus mengacu kepada syari'at Islam.
"Jangan seperti penyembelihan ayam di pasaran yang kita lihat banyak dilakukan asal-asalan, dan diragukan kehalalannya," mintanya.***(Arz)

0 komentar:
Posting Komentar