![]() |
| Sungai Rokan Kanan yang lebih dikenal sungai batang lubuh, menjadi sumber air bersih warga pasir pengariaan |
PASIRPANGARAIAN (Cakra FM)- Aliran Sungai Batang Lubuh Kabupaten Rokan Hulu akan dikelola menjadi sumber air bersih untuk melayani pelanggannya di Pasirpangaraian dan sekitarnya. Sungai ini jadi sumber air bersih karena debit air di Sungai Pawan sudah mulai berkurang
Untuk pengelolaan air bersih dari
Sungai Batang Lubuh ini, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) Rohul akan
membangun instalasi baru di sini. Sementara sumber air dari Sungai Pawan bakal
ditutup.
"Kita akan pindahkan sumber
air bersih dari Pawan ke Longgopan, sebab debit air disana semakin berkurang
disana," ungkap Sekretaris Dinas TRCK Rohul Zulkarnain kepada sejumlah
wartawan di Pasirpangaraian.
Pemindahan sumber air dari Pawan
ke Longgopan, ujar Zulkarnain, juga lebih disebabkan faktor peningkatan
pelayanan, pasalnya pipa jaringan air dari Pawan sering rusak, sebab itu lah
sumber air dipindahkan dan akan menggunakan aliran Sungai Batang Lubuh.
Beberapa waktu lalu. Kabid Pasar
dan Air Bersih Dinas TRCK Rohul, Teti Herawati juga menuturkan jika debit di
sumber air kian menyusut. Menurut Teti, penyusutan lebih disebabkan kurangnya
kesadaran untuk menjaga lingkungan.
Teti memperkirakan empat atau
enam tahun kedepan, sumber air di Sungai Pawan terus semakin berkurang. Hal ini
disebabkan kian minimnya hutan resapan di sekitar sumber air di Pawan atau
tepatnya di hulu sungai.
Pemilihan Sungai Batang Lubuh
sebagai sumber air bersih sudah dirasa tepat. Namun begitu, jika pepohonan di
kawasan hutan di hulu sungai ini tidak dijaga, hal ini akan menyebabkan sungai
ini sama nasibnya dengan sumber air lainnya yang mana debit airnya sudah
menyusut.
Penyusutan debit air ini
disebabkan semakin minimnya hutan resapan di kawasan hulu sungai. Bukan itu
saja, dampak lain semakin bebasnya aksi perambahan hutan juga berimbas pada
musim penghujan. Saat curah hujan tinggi, sejumlah desa di Rambah banjir,
bahkan tidak sedikit rumah warga yang terendam.***(Arz)

0 komentar:
Posting Komentar