Pasirpengaraian
(Cakra FM) – Pekan lalu, 30 orang siswi SMA 1 Kepenuhan di ganggu
arwah penasaran atau sejenis makhluk halus, sehinga pihak sekolah memangil
pakar spiritual atau dukun untuk menangkalnya, Senin (15/10 )
sampai esoknya, Proses Belajar Mengajar (PBM) berjalan lancar, namun Rabu
(17/10) sekira pukul 11.30 Wib, hendak pulang sekolah 3 siswa/inya kembali
mengalami kesurupan.
Pelajar
SMN I Kepenuhan diserang makhluk halus itu, mengalami, heisteris,
kejang-kejang, teriak, marah-marah, tak tentu arah, seperti ada orang
lain masuk atau menompang ke dalam tubuhnya.
Kepala
Sekolah SMA I Kepenuhan Muhammad Ardi SS, M. Pd, setelah kejadian,
seluruh siswa/i dipulangkan, kejadian itu segera di beritahukan pada Komite
sekolah, untuk mengambil langkah terbaik supaya siswi tidak kembali diganggu
makluk halus.
“
Saya waktu kejadian di Pasir Pangaraiyan, guru menelpon saya, siswi kita
kesurupan lagi, padahal Senin dan Selasa kemarin, PBM aman-aman saja dan
lancar,” terangnya.
Diyakini,
pihak Komite Sekolah Bahctiar dan Wakilnya Efendi sudah menangulanginya dengan
sebaik mungkin, berharap agar mahkluk halus itu jangan menganggu siswa/I agar
PBM dapat berjalan dengan sebaik mungkin.
“Kasihan
kita anak-anak, mudah-mudahan lah PBM berjalan dengan baik,
berharap makhluk halus jangan menggangu lagi,”ucapnya.
Kepala
Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga (Disdikpora) Rohul H. M. Zen, M. Pd,
fenomena kesurupan bukan saja terjadi di sekolah-sekolah di Rohul, namun juga
terjadi di sejumlah sekolah di Provinsi Riau dan hampir di seluruh Indonesia.
“Membenarkan
jika peristiwa kesurupan massal mengganggu PBM, namun sudang mendatangkan pakar
spiritual terakit makhluk halus,”ungkapnya. (Arz)

0 komentar:
Posting Komentar