Irigasi KM 6 Makan Korban

PASIRPANGARAIAN (Cakra FM)- Rafi (5 tahun), seorang bocah dari Kabupaten Rokan Hulu, Selasa pagi (23/10/12) sekitar pukul 09.30 WIB ditemukan warga sudah tewas di aliran irigasi pertanian Kilometer 6 Desa Sukamaju Kecamatan Rambah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul Aceng Herdiana mengungkapkan anak pasangan Leon Tarigan (25) dan Dina br. Sinaga (25) ini awalnya ditemukan seorang pemuda sudah tewas di aliran irigasi dekat SMK Pemdes Sukamaju.

Penemuan ini lantas di-informasikan pemuda tersebut kepada Polisi yang sedang menggelar operasi lalulintas di Kilometer 6 Desa Sukamaju. BPBD Rohul sendiri diberi tahu oleh salah seorang pegawai Dishubkominfo Rohul jika ada anak tewas di aliran irigasi.

“Bersama dua anggota kita turun ke lokasi untuk meng-evakuasinya. Saat ditemukan, korban (Rafi) ditemukan sudah tewas tersangkut di kawat penghalang sampah,” ungkap Aceng kepada riauterkini.com di RSUD Pasirpangaraian, Selasa.

Aceng mengaku saat proses evakuasi korban di aliran irigasi dengan kedalaman sekitar lutut orang dewasa, ibu korban Dina merasa panik. Saat melihat jasad anaknya terbujur kaku dan pucat dia melompat ke air, namun bisa dicegah warga.

“Diakui ibunya (Dina) dia mau buang air besar. Saat dia mencari anaknya, ada informasi ditemukan anak tewas di irigasi, lantas dia lari ke lokasi,” katanya.

Sementara, Kepala Bagian Operasional (KBO) Reskrim Polres Rohul, Iptu Niko Purba mengaku belum bisa memintai keterangan banyak dari ibu korban sebab masih shock. “Penuturan singkat ibunya kepada Polisi, korban mau buang air besar. Saat dia mencari, ada informasi anak tersangkut di irigasi dan dia datang kesana,” kata Niko di RSUD.

Ibu korban Dina kondisinya sempat labil saat melihat anaknya terbujur kaku di ruang UGD RSUD Pasirpangaraian. Bahkan karena takut disalahkan, usai meminjam kain panjang milik warga sekitar, dia kabur ke arah belakang rumah sakit.

Warga sekitar rumah sakit sempat panik melihat ibu korban yang lari ke belakang rumah sakit dengan membawa kain panjang. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lantas warga memanggil Polisi dan langsung mengejar pelaku bersama warga.***(Arz)


0 komentar:

Posting Komentar