Atlet Papernas Rohul Minta Pemkab Memberi Bonus

PASIRPANGARAIAN (cakra FM)- Atlet dari National Paralympic Committee (NPC) Rokan Hulu peraih medali perak dan perunggu yang mewakili Provinsi Riau pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XIV Riau beberapa waktu lalu tagih bonus dari pemerintah kabupaten setempat, Senin (15/10/12).

Selain menagih bonus, para atlet penyandang cacat ini juga berharap agar statusnya disamakan dengan atlet PON Riau, termasuk disediakan sarana dan prasarana bagi penyandang cacat, seperti balai latihan dan sarana olahraga.

Aspirasi ini sudah sampaikan NPC Rokan Hulu kepada Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Rohul Syaiful Bahri, dan Komisi III DPRD Rohul. Sayangnya, di DPRD Rohul para penyandang cacat ini hanya diterima seorang dewan, padahal sejumlah anggota DPRD terlihat disana.

Usai menemui dewan, Ketua NPC Rohul, Piyus, mengaku kedatangannya ke kantor wakil rakyat adalah untuk memperjuangkan hak-hak anggotanya yang merupakan para penyandang cacat.

Enam atlet dari NPC Rohul, katanya meraih tujuh medali pada Peparnas XIV di Pekanbaru yakni dari Cabor Panahan dan Atletik. Sementara, atlet Cabor Catur, Futsal, Volly Duduk, dan Angkat Berat, diakuinya gagal meraih medali.

Lima atlet Panahan meraih enam medali, yakni atasnama Musahari meraih 1 perak dan 1 perunggu, dan Nanang Wijanarko meraih 1 perak, Teguh Sutrisno meraih 1 perunggu, Joko Wiyono 1 perunggu, dan Lusia Wiyono meraih 1 medali perunggu. Sementara pada Cabor Atletik lari 800 meter, atasnama Kirun hanya mampu sumbangkan 1 medali perak.

“Bayangkan, ini merupakan prestasi besar bagi mereka. Walau tidak satu pun mendapatkan medali emas, namun mereka sudah torehkan prestasi dan membawa nama Rokan Hulu,” sampai Piyus di Pasirpangaraian.

Enam atlet ini, kata Piyus sedang dipersiapkan untuk mengikuti training center (TC) sebelum mengikuti Asian Paralympic di Vietnam tahun depan, termasuk persiapan Rakerda NPC Rohul dan Paperda tingkat Kabupaten Rohul.

Menanggapi aspirasi ini, seorang Anggota Komisi III DPRD Rohul Ismail, satu-satunya dewan yang menerima para penyandang cacat ini mengaku akan ikut berjuang agar Pemkab Rohul setarakan status anggota NPC dengan Atlet PON.

“Saya akan ikut berjuang dengan mereka, sebab para penyandang cacat ini tidak ada bedanya dengan atlet PON, hanya fisiknya saja yang berbeda. Saya yang fisiknya normal saja tidak bisa berprestasi di bidang olahraga,” kata Sekretaris Fraksi Hanura Rohul ini.

Ismail juga berjanji, tahun depan akan ikut memperjuangkan dana bagi para anggota penyandang cacat. Menurutnya jika Pemkab Rohul anggarkan sekitar Rp500 juta untuk mereka sudah dirasa pas, sebab tahun ini NPC Rohul hanya menerima bantuan sekitar Rp150 juta.

“Ini waktunya memberikan penghargaan kepada para penyandang cacat, apalagi mereka sudah membawa nama Rohul di Peparnas kemarin. Saya yang membidangi olahraga ini akan ikut memperjuangkannya,” janjinya.***(Arz)

0 komentar:

Posting Komentar