Arogansi PT. MAI Kembali Mengganas, Puluhan Hektar Lahan Dibakar dan Rumah Warga Digilas

Lahan Warga  Korban Kebringasan PT MAI

ROHUL (Cakra FM)- Arogansi PT. Maizuma Agro Indonesia (MAI) di Dea Batang Kumuh, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali mengganas, lahan di bakar dan pemukiman warga di gilas dengan menggunakan alat berat.
 
Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak serius mengurai benang kusut konflik perbatasan antara Kecamatan Tambusai  Kabupaten Rohu Provinsi Riau dengan Kecamatan Huta Raja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
 
Anarkisme puluhan karyawan PT. MAI,  Senin (1/10), sekira pukul 00.13 Wib, sekitar 50 Hektar lahan ditanami Kelapa Sawit dibakar dan puluhan pemukiman digilas dengan menggunakan alat berat jenis bulduzer.
 
Warga Batang Kumuh L. Mananlu Jumat (5/10), berharap pihak agar Pemkab Rohul dapat memfasilitasi warga dengan PT. MAI, agar masyarakat Batang Kumuh dapat tenang berusaha memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing.

Rumah warga Batang Kumuh di bulduser itu yakni Darsono Tambah (39), merasa sangat dirugikan nilainya puluhan juta rupiah, selain rumah juga lahannya dibakar.
 
“ Kami berusaha bukan untuk mencari kaya, tapi kami mohon pada pemerintah agar mengayomi dan melidungi kami, kami berusaha disini untuk cari makan dan kebutuhan hidup,”sebutnya.     
 
Selanjutnya Tokoh Masyarakat Batang Kumuh  Muhammd Nasir Sihotang, mengakui pihak PT. MAI telah menghancur pemukiman warga, tapi atas saran kunjungan dari Mabes Polri supaya di laporkan ke Mapolres Rohul.
 
“ Kami  sudah laporkan ke Polsek Tambusai tinggal menunggu hasil laporan itu,”sebutnya. (*Arz))
 

0 komentar:

Posting Komentar